Instalasi Apache di Berbagai Distro
Proses instalasi dari paket binary, berbeda dalam berbagai distribusi atau distro Linux. Tergantung pada sistem pemaketan yang digunakan. Berikut ini pembahasan cara instalasi binary untuk tiga distro besar dan cara instalasi dari kode sumber. Untuk pembahasan selanjutnya akan kita pakai contoh instalasi dari kode sumber. Tujuannya, agar mudah diikuti dan seragam untuk berbagai variasi distribusi Linux.
Debian Sarge
Debian menggunakan sistem pemaketan .deb. Sistem pemaketan yang mudah tapi berbasis text ini memungkinkan untuk melakukan proses pendeteksian ketergantungan paket secara otomatis. Paket Apache versi 2.0 terdapat dalam CD kedua dari lima belas CDROM distribusi Debian. Dalam contoh ini dipakai versi unstable yang diberi nama kode Sarge. Untuk memasukkan daftar paket dari CD distro, gunakan perintah berikut ini:
# apt-cdrom add
Using CD-ROM mount point /cdrom/
Unmounting CD-ROM
Please insert a Disc in the drive and press enter
Masukkan CD kedua ke dalam CD drive dan tekan tombol [Enter]. Tunggu sebentar, sistem Debian akan membaca informasi semua paket yang terdapat pada CD tersebut.
Setelah proses tersebut selesai, jalankan perintah berikut:
# apt-get install apache2
Reading Package Lists… Done
Building Dependency Tree… Done
The following NEW packages will be installed:
apache2
0 upgraded, 1 newly installed, 0 to remove and 0 not upgraded.
Need to get 0B/31.2kB of archives.
After unpacking 77.8kB of additional disk space will be
used.
Media Change: Please insert the disc labeled
‘Debian GNU/Linux testing _Sarge_ – Official Snapshot i386 Binary-2 (20041225)’in the drive ‘/cdrom/’ and press enter
Masukkan CD ROM kedua distribusi Debian Sarge, kemudian tekan [Enter]. Setelah selesai jalankan skrip untuk menjalankan server web.
# /etc/init.d/apache2 start
Fedora Core 3
Fedora Core 3 adalah proyek lanjutan dari Red Hat setelah Red Hat versi 9.0. Yang berarti juga memakai sistem pemaketan perangkat lunak sama dengan Red Hat yaitu RPM (RedHat Package Manager). Untuk menginstal paket Apache, Anda memerlukan CD pertama distribusi Fedora Core 3. Masukkan CDROM pertama tersebut, aktifkan terminal dan jalankan perintah:
# mount /media/cdrom/
# rpm -ivh /media/cdrom/Fedora/
RPMS/httpd-2.0.52-3.i386.rpm
Menjalankan server Apache dengan cara menjalankan skrip:
# /etc/init.d/httpd start
Kemudian akses dengan browser web kesukaan Anda ke http://localhost.
Mandrake 10
Seperti Fedora Core 3, Mandrake memakai sistem manajemen paket RPM. Karena memang Mandrake juga distro turunan dari Red Hat. Perbedaannya pada pemaketannya saja. Untuk menginstall Apache di Mandrake sangat mudah dengan menjalankan perintah berikut di terminal (masukkan CD yang diminta dan tekan tombol [Enter], maka pengecekan dependensi dan proses instalasi akan dijalankan oleh URPMI):
# urpmi apache2
To satisfy dependencies, the following packages are going to be installed (1 MB):
apache-conf-2.0.48-2mdk.i586
apache2-2.0.48-6mdk.i586
apache2-common-2.0.48-6mdk.i586
apache2-modules-2.0.48-6mdk.i586
Is this OK? (Y/n) Please insert the medium named “Mandrakelinux 10.0 Official Download CD 1” on
device [/dev/hdc]
Press Enter when ready…
installing /mnt/cdrom/Mandrake/
RPMS/apache2-modules-2.0.48-
6mdk.i586.rpm /mnt/cdrom/
Mandrake/RPMS/apache-conf-
2.0.48-2mdk.i586.rpm /mnt/
cdrom/Mandrake/RPMS/apache2-
2.0.48-6mdk.i586.rpm /mnt/cdrom/
Mandrake/RPMS/apache2-common-
2.0.48-6mdk.i586.rpm
Preparing… ######
################################
1:apache2-common ######
################################
2:apache-conf ######
################################
3:apache2-modules ######
################################
4:apache2 ######
################################
Untuk menjalankan server gunakan perintah:
# /etc/init.d/httpd start
Instalasi dari kode sumber
Proses instalasi dari kode sumber memang sedikit lebih merepotkan daripada instalasi dari paket-paket binary semacam rpm atau deb. Akan tetapi instalasi dengan cara ini tidak bergantung dari distro Linux yang Anda
pakai. Jadi bisa dipastikan berjalan di semua distribusi.
Sebelum melakukan proses instalasi menggunakan
kode sumber sebaiknya Anda periksa sistem Linux Anda apakah sudah terinstal semua perangkat lunak dalam kategori “development”.
Karena ini akan diperlukan dalam proses kompilasi. Anda tidak perlu takut-takut melakukan kompilasi dari kode sumber. Karena dalam proses tersebut akan dilakukan
pengecekan perangkat lunak yang diperlukan. Bila terjadi kegagalan, perhatikan pesan kesalahan yang terakhir. Penyebab kesalahan yang umum adalah belum terinstalnya
paket pengembangan yang diperlukan. Sebelum melakukan proses kompilasi, dapatkan terlebih dahulu file kode sumber yang diperlukan dari url berikut:
http://apache.the.net.id/httpd/httpd-2.0.52.tar.bz2
Jika url tersebut tidak bisa diakses, Anda bisa mencari mirror-mirror lain dari situs-situs resmi Apache. Salin file tersebut ke direktori /usr/local/src/.
# cp httpd-2.0.52.tar.bz2 /usr/local/src/
Setelah itu ikuti langkah-langkah berikut:
1. Uraikan file terkompresi di direktori /usr/local/src/
# cd /usr/local/src/
# tar -xjvf httpd-2.0.52.tar.

Gambar 1. Test Page web server Apache. bz2
2. Konfigurasi kode sumber sesuai dengan lingkungan pengembangan di komputer tempat Anda bekerja.
# cd httpd-2.0.52/
# ./configure –prefix=/usr/local/apache –-enable-so
Dengan konfigurasi ini root direktori httpd server akan terletak pada direktori /usr/local/apache/. Pilihan –enable-so, mengaktifkan dukungan terhadap modul shared object. Tujuannya agar nanti Anda bisa menambahkan modul-modul DSO (Dynamic Shared Object). DSO adalah modul-modul Apache yang diletakkan dalam file-file terpisah, tidak dikompilasi ke dalam Apache web server itu sendiri. Modul-modul tersebut bisa dimuat ketika Apache dijalankan. Yakinkan dalam proses ini tidak ada masalah sebelum Anda melanjutkan ke tahap selanjutnya. Dan kegagalan yang sangat mungkin terjadi adalah di tahap ini.
3. Jalankan proses kompilasi dan instalasi.
# make
# make install
Perintah make akan mengompilasi semua kode sumber, kemudian perintah make install akan menyalin program-program hasil kompilasi ke direktori masing-masing sesuai tempat yang telah ditentukan pada proses konfigurasi.
4. Salin skrip startup ke direktori startup.
# cp support/apachectl /etc/init.d/
# chmod 755 /etc/init.d/apachectl
Jika direktori /etc/init.d/ tidak ada dalam distribusi Linux Anda, lewati saja langkah ini.
5. Jalankan server web Apache dengan perintah berikut:
# /etc/init.d/apachectl start
Jika distro yang Anda pakai tidak memiliki direktori /etc/init.d/ gunakan perintah ini:
# /usr/local/apache/bin/apachectl start
Kemudian coba akses dengan browser alamat http://localhost. Mestinya Anda sudah bisa melihat halaman “Test Page for Apache” seperti ditunjukkan pada gambar
1. Tambahkah perintah ini ke dalam file /etc/rc.local agar setiap kali sistem booting, server web akan dijalankan.
Dikutip dari “Apache Web Server di Berbagai Distro” oleh Salman AS
www.infolinux.web.id
Belum ada komentar.
Tinggalkan komentar
-
Terkini
-
Tautan
-
Arsip
- Mei 2008 (2)
- April 2008 (10)
- Maret 2008 (4)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS