Sigit Kurniawan’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Instalasi FTP Server (1)

Ada dua tipe akses yang FTP server sediakan yaitu user FTP dan anonymous FTP. User FTP adalah adalah layanan FTP yang disediakan untuk orang yang mempunyai sebuah user account pada suatu host, sedangkan anonymous FTP disediakan untuk publik. Dengan layanan FTP anda dapat melakukan transfer file dari sistem anda atau ke sistem anda dari berbagai tempat di internet.

Tapi anda tidak dapat mengeksekusi semua perintah yang ada karena FTP server memang hanya menyediakan perintah-perintah tertentu, seperti melihat daftar dan mengubah direktori, dan menerima serta mengirim file. Pada instalasi ini yang akan menjadi pokok bahasan kita adalah Anonymous FTP server yang merupakan inti dari sebuah FTP Server. FTP server terdiri dari dua bagian, yaitu : server, yang menanggapi permintaan client seperti mengirim file, mendaftar direktori yang ada, dan lain-lain ; dan filesystem yang merupakan tempat FTP server membaca file dan direktori yang ada.

Program implementasi standar UNIX untuk menjalankan FTP server adalah ftpd (ftp daemon). ftpd berjalan dibawah inetd, UNIX superserver. inetd mendengarkan permintaan pada sejumlah port, termasuk port kontrol FTP, TCP port 21. Ketika sebuah FTP client pertama kali mencoba untuk berhubungan dengan sebuah FTP server, dia mengirimkan paket ke port 21 pada host tujuannya. Kemudian inetd menerima paket tersebut, menentukan dari nomor port tujuan bahwa layanan FTP perlu dijalankan, dengan melakukan proses forking dan executing pada ftpd.

Jika pada saat yang bersamaan ada client lain yang ingin berhubungan dengan FTP server, maka inetd akan meminta kopi dari ftpd yang sudah berjalan untuk menanganinya. Baris pada file konfigurasi inetd, inetd.conf yang mengawasi bagaiman ftpd dijalankan dapat dilihat di bawah ini : ftp stream tcp nowait root /etc/ftpd ftpd -l Biasanya pada sistem UNIX konfigurasi untuk ftpd seperti contoh diatas sudah ada pada file inetd.conf, yang akan kita bahas sekarang adalah arti dari masing-masing field pada baris konfigurasi diatas. Field pertama (ftp) adalah field protokol, yang memberitahu inetd layanan apa yang disinggung oleh baris ini.

Kemudian inetd akan melihat di file /etc/services untuk mencari padanan dari nomor port ftp yang ternyata adalah port 21. Ketika inetd menerima paket untuk port 21, maka inetd dengan menggunakan baris inetd.conf diatas sudah mengetahui server apa yang harus ia jalankan (FTP server). Field kedua dan ketiga (stream dan tcp) menerangkan tipe komunikasi yang digunakan FTP server.

Dalam hal ini, komunikasi dilakukan melalui hubungan TCP, yang merupakan aliran data berurutan antar dua komputer. Perlu diingat bahwa File Transfer Protocol (FTP) hanya bekerja melalui hubungan TCP. Field keempat (nowait) memberitahukan inetd untuk menjalankan sebuah server baru setiap kali ada client yang akan berhubungan. Apabila menuliskan wait pada field ini, maka akan memberitahu inetd bahwa untuk menjalankan sebuah server baru haru menunggu sampai tidak ada lagi server yang sedang berjalan.

April 25, 2008 - Ditulis oleh sigitkurniawan190888 | Uncategorized | | No Comments Yet

Belum ada komentar.

Tinggalkan komentar